Wednesday, September 28, 2011

sejarah kopi dan Mengenal Jenis Kopi



Saya salah satu penggemar kopi yang fanatik, dari dulu sudah sangat suka minum kopi, setiap hari setidaknya minum kopi 3 kali sehari (pagi, siang dan malam)...makanya tidurnya biasanya jam 2 keatas krna efek kopi. Saya menjadi pencinta kopi karena sejak kecil sudah terbiasa minum kopi, faktor utamanya karena tempat tinggal atau daerah saya Tana Toraja cukup berlimpah kopi, Karena ketertarikan sy dengan kopi maka sya iseng2 buat tentang sejarah kopi dan hal2 yang berhubungan dengan kopi.

SEJARAH KOPI


Era penemuan biji kopi dimulai sekitar tahun 800 SM. Pada saat itu, banyak orang di Benua Afrika, terutama bangsa Etiopia, yang mengonsumsi biji kopi yang dicampurkan dengan lemak hewan dan anggur untuk memenuhi kebutuhan protein dan energi tubuh. Penemuan kopi sendiri terjadi secara tidak sengaja ketika penggembala bernama Khalid mengamati kawanan kambing gembalaannya yang tetap terjaga bahkan setelah matahari terbenam setelah memakan sejenis beri-berian.Ia pun mencoba memasak dan memakannya.Kebiasaan ini kemudian terus berkembang dan menyebar ke berbagai negara di Afrika, namun metode penyajiannya masih menggunkan metode konvensional.Barulah beberapa ratus tahun kemudian biji kopi ini dibawa melewati Laut Merah dan tiba di Arab dengan metode penyajian yang lebih maju.

ADA 3 JENIS KOPI YANG PALING TERKENAL DIDUNIA


Kopi adalah sejenis minuman yang berasal dari proses pengolahan dan ekstraksi biji tanaman kopi.
Kata kopi sendiri berasal dari bahasa Arab qahwah yang berarti kekuatan, karena pada awalnya kopi digunakan sebagai makanan berenergi tinggi.Kata qahwah kembali mengalami perubahan menjadi kahveh yang berasal dari bahasa Turki dan kemudian berubah lagi menjadi koffie dalam bahasa Belanda. Penggunaan kata koffie segera diserap ke dalam bahasa Indonesia menjadi kata kopi yang dikenal saat ini.

Secara umum, terdapat dua jenis biji kopi, yaitu arabika (kualitas terbaik) dan robusta.
Sejarah mencatat bahwa penemuan kopi sebagai minuman berkhasiat dan berenergi pertama kali ditemukan oleh Bangsa Etiopia di benua Afrika sekitar 3000 tahun (1000 SM) yang lalu. Kopi kemudian terus berkembang hingga saat ini menjadi salah satu minuman paling populer di dunia yang dikonsumsi oleh berbagai kalangan masyarakat. Indonesia sendiri telah mampu memproduksi lebih dari 400 ribu ton kopi per tahunnya. Di samping rasa dan aromanya yang menarik, kopi juga dapat menurunkan risiko terkena penyakit kanker, diabetes, batu empedu, dan berbagai penyakit jantung.


Ada 40 Macam Jenis Variatas Kopi Yang Ada Di Dunia Tapi Yang Paling Terkenal Dan Paling Banyak Di Dagangkan Di Dunia Ada 2 jenis

1.Kopi Arabika Indonesia Menyumbang 10% Kopi Arabika, 75% Pasar kopi Di Dunia Di Kuasai Kopi Arabika.

2. Kopi Robusta Menguasai 25% Pasar DiDunia,Indonesia Menguasai 90% Pasar Kopi Robusta


Contoh kopi Arabika & Rebusta


Jenis kopi yang lain merupakan turunan atau subvarietas dari kopi arabika dan robusta.Biasanya disetiap daerah penghasil kopi memiliki keunikannya masing-masing dan menjadikannya sebagai suatu subvarietas.Salah satu jenis kopi lain yang terkenal adalah kopi luwak dan kopi toraja asli Indonesia

-----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Kopi Luwak


About Luak Coffee
kopi luwak yg berasal dari indonesia memiliki sejarah yg cukup pahit, karena pada masa penjajahan belanda rakyat tidak boleh mengambil hasil panen dari pohonnya dan pada saat hewan luwak buang air yang mengeluarkan kotoran dan fesesnya tetap utuh menjadi biji kopi, sehingga rakyat mencuci dan meminumnya karena mereka berpikir penjajah tidak mungkin meminum kopi seperti itu...
saat belanda mengetahuinya dan mencium bau harum dari kopi yg dibuat tersebut mereka menanyakan kepada rakyat yg membuat kopi luwak tersebut dan rakyat beralasan bahwa itu kopi yg diambil dari feses hewan luwak dan mereka meminumnya....
pada saat itu belanda merampas dan memasarkan nya karena kopi tersebut kopi berkualitas tinggi dari fermentasi pencernaan luwak, hingga hari ini kopi tersebut sudah sangat terkenal....



Kopi Toraja



About Toraja Coffee
Kopi toraja, biasa dikenal dengan sebutan kopi celebes kalossi, adalah kopi yang memiliki kandungan asam rendah dan memiliki body yang berat. Alasan inilah kebanyakan orang untuk mencari kenikmatan kopi toraja ini.

Kopi ini termasuk ke dalam jenis kopi arabica. Profilnya mirip dengan kopi Sumatera. Sebagian orang bilang, kopi Sulawesi dan kopi Sumatera memiliki rasa khas yang serupa, seperti rasa tanah dan hutan (sulit membayangkan bagaimana rasanya). Rasa tersebut muncul karena terpengaruh proses setelah biji kopi dipetik yang diambil dari nama kolonial Belanda untuk salah satu daerah di Sulawesi.

Aroma wangi kopi langsung tercium ketika membuka kemasan kopi toraja yang telah jadi. Rasa pahitnya berbeda dengan kopi lainnya. Rasa tanah ini justru menjadi nilai lebih kopi toraja. Beberapa jenis kopi meninggalkan rasa pahit cukup lama di mulut, namun tidak dengan kopi toraja ini. Rasa pahitnya langsung hilang.




Tana Toraja adalah sebuah kabupaten di pegunungan Sulawesi Selatan, berjarak 300 kilometer dari Makassar, Ibukota provinsi. Meski tak setenar Toraja yang sudah terkenal, akan tetapi ternyata di daerah-daerah sekitarnya juga memiliki potensi yang cukup menggembirakan. Salah satunya adalah produsen kopi bermutu.

Kopi Toraja yang dikenal oleh masyarakat luas sekarang ini bahkan sampai ke luar negeri, sebagian besar ditanam di perkebunan milik penduduk di lereng-lereng gunung. Inilah yang menjadi keunggulannya bahwa orang Toraja dikenal mampu memelihara tradisi yang sudah berumur ratusan tahun. Seperti salah satunya upacara pemakaman ‘Rambu Solo’ yang mengundang wisatawan dalam maupun luar negeri. Nah, untuk proses penanaman dan pengolahan kopi ini juga melalui tradisi yang berumur ratusan tahun dan tetap dijaga hingga sekarang ini.

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------



No comments:

Post a Comment