Sebagai mahasiswa pasti sering berhadapan dengan presentasi, yah kalo dipikir-pikir yang namanya presentasi itu harusnya makanan empuk, saking seringnya persentasi yah terlatih juga mental dan keeberaniannya . sayangnya aku punya konsep percaya diri yang kurang, belum apa-apa sudah takut duluan dan kaki gemetaran, seperti pada presentasi yang terakhir ini hasilnya masih kurang bersahabat,gejala-gejala penyakit presentasi muncul lagi. Sedikit flash back waktu pertama hadapin presentasi , huh rasanya tidak karuan, mental dan keberanianku betul-betul hilang jadinya mirip orang yang lagi hilang ingatan gitu huhuhu..
akibatnya keringat bercucuran, jantung berdebar2 terus, kaki-tangan gemetaran, dan Sampai-sampai terasa mual… kok bisa ya? kalo lihat harimau atau ular saja tidak sampai segitunya.
(Kalo ada yang bisa jawab pertanyaan diatas tolong tulis di bawah komentar)
Banyak dosen-dosen serta teman-temanku yang suka membahas mengenai konsep diri, aku juga sering kepikiran tapi semuanya belum bisa terapkan.
Konsep diri adalah cara pandang kita terhadap diri kita sendiri, orang yang cenderung tidak mempunyai atau kurang konsep diri akan berakibat orang itu pesimis, mudah menyerah, cepat merasa takut, mudah gagal dan karena tidak yakin dan tidak bisa menerima dirinya sendiri sehingga cenderung menyesali dan mengkritik diri sendiri
Sedangkan bagi orang yang mempunyai konsep diri yang baik akan terlihat lebih optimis dan percaya diri, tapi terlalu percaya diri (over pede) juga tidak bagus. Jadi bagusnya harus balance, tidak kelebihan dan tidak kekurangan, jadi kita harus pintar-pintar juga menyeimbngkannya.

Ada teman saya yang cukup pintar, rajin dan aktif dia sangat rajin melakukan sesuatu yang bisa membuatnya merasa diakui serta sangat kuat degan komitmennya , dia cukup keliahatan aneh oleh mahasiswa lain karena keaktifan dan komitmennya yang terlalu kuat, lama kelamaan pandangan teman-teman yang lain kedia berubah, semulanya yang menganggap dia aneh sekarang malah menjadi seseorang yang bisa diandalkan, nah dari situ dia bisa masuk ke salah satu kelompok di angkatan kami, dimana justru kelompok itu yang selama ini paling gencar mengganggu dia .
Terus terang saya merasa kagum dengan usaha dan kepercayaan diri teman saya itu, dia mampu memperlihatkan bahwa dirinya jauh lebih baik daripada teman-teman yang notabennya suka mengganggu dia. Dari kesabaran dan kepercaya diri, dia bertekad menunjukan siapa pribadi yang ada dalam dirinya…
Sempat dia berbicara ke saya bahwa dia merasa di benci oleh teman-teman yang lain, dan menyedihkannya dia tidak menyadari apa penyebabnya. Spontan saja saya merasa kasihan juga, pada waktu itu saya hanya bisa jawab “mungkin ada bagian dari sifat kamu kurang disenangi, jadi kamu seharusnya mencari tau apa kekuranganmu itu”. Ndak tau juga ya setelah beberapa lama kenal ternyata dia memiliki karakter yang optimis dan pantang menyerah entah orang lain mau bilang apa tetap dijalankannya apa yang menurut dia akan dikerjakan, mungkin dari situ dia mampu merubah pandangan kami semua .
Kesimpulan saya konsep percaya diri harus ditanamkan dalam diri kita, dengan begitu semuahal-hal yang buruk di sekitar kita dapat ditangani dengan baik seperti pada teman saya diatas tadi.
Jadi ingat pesan orang tua nih, kebiasaan yang baik jangan sampai rusak dengan pergaulan yang salah.GBU
No comments:
Post a Comment